Tema Natal PGPI 2011:
Jangan takut, sebab sesungguhnya aku memberitakan kepadamu kesukaan besar bagi seluruh bangsa Lukas 2:10
Sub Tema:
Dengan penyertaan Tuhan dan semangat Pentakosta, kita terus berkarya dalam pelayanan serta berperan serta dalam pembangunan bangsa dan Negara
Pesan Natal:
Pada waktu pemberitahuan tentang kelahiran Yesus Kristus oleh malaikat, para gembala yang sedang bermalam di padang ketakutan. Bukan saja karena kondisi negara sedang dijajah dan perekonomian sulit saat itu, yang mendatangkan tekanan dan penderitaan, tetapi juga karena sudah lama sekali tidak ada lawatan Tuhan. Setelah mendengar berita kesukaan besar akan lahirnya Juruselamat, para gembala tidak takut lagi dan dengan hati yang penuh sukacita segera bangkit untuk pergi melihat Yesus Kristus Tuhan yang lahir di kota Daud. Karena ketaatan akan berita yang disampaikan malaikat, para gembala mendapat petunjuk ke mana mereka harus pergi untuk bertemu dengan Juruselamat.
Sekarang ini kita banyak mendengar berita-berita dari berbagai penjuru dunia yang dapat menakutkan kita, antara lain tentang pemanasan global yang mengakibatkan perubahan iklim yang drastis, bencana alam (seperti banjir, longsor, gempa, gunung meletus), krisis ekonomi dan keuangan di Eropa dan Amerika, kemerosotan moral, dan lain sebagainya. Di Indonesia, di samping masalah-masalah yang disebutkan di atas, masih banyak lagi hal-hal yang menakutkan kita sebagai umat Tuhan, yaitu seperti semakin banyaknya gedung-gedung gereja dirusak/ ditutup, teror, sulitnya memperoleh ijin untuk membangun gereja, semakin dipersempitnya ruang gerak pelayanan, dan sebagainya.
Untuk menghadapi berbagai tantangan gereja dan umat Tuhan, kita tidak usah takut sebab ada kabar kesukaan besar yang telah kita terima yaitu bahwa Yesus Kristus, yang kelahiran-Nya kita peringati dalam suasana Natal ini, adalah Tuhan dan Dia-lah jalan, kebenaran dan kehidupan (Yohanes 14:6). Bahkan, kita percaya bahwa di akhir zaman ini Tuhan akan melawat kita, melalui pencurahan Roh Kudus, melebihi apa yang sudah pernah terjadi (Yoel 2:28-29). Dalam penyerahan diri dan datang kepada Tuhan dengan sungguh-sungguh, kita percaya bahwa Roh Kudus akan memimpin kita kepada segala kebenaran di mana ada jalan keluar dalam setiap masalah yang kita hadapi. Itu sebabnya, kita harus terus berkarya dalam pelayanan untuk melaksanakan Amanat Agung dengan semangat Pentakosta, dan berperan aktif dalam pembangunan bangsa dan Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Selamat Natal 2011 dan Tahun Baru 2012.
Jakarta, 7 November 2011 Pengurus Pusat Persekutuan Gereja-Gereja Pentakosta Indonesia
Ketua Umum Pdt. D.R. M.D. Wakkary
Sekretaris Umum Pdt. DR. Japarlin Marbun |